A. Latar Belakang Masalah


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Calibri; mso-font-alt:”Century Gothic”; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –> Di era modern saat ini, dimana semua hal mengalami peningkatan, tak terkecuali kriminalitas di Indonesia. Tingkat kriminalitas yang semakin meningkat membuat kenyamanan hidup menjadi terganggu.Masalah kekerasan ini seolah-oleh tidak ada hentinya, bahkan pelakunya bukan lagi masyarakat biasa atau kelompok geng tertentu, tapi justru ini dilakukan oleh seorang murid terhadap murid-muridnya.Setidaknya itu yang menjadi gambaran sosial di lingkungan masyarakat secara umum, dan siswa – siswi di lingkungan pendidikan secara khusus. Salah satu kriminalitas yang semakin marak di lingkungan pendidikan adalah premanisme.

Tim penulis mengangkat premanisme sebagai masalah sosial yang akan diteliti. Selain tim penulis tertarik akan topik ini, premanisme saat ini sudah banyak meresahkan masyarakat. Apalagi premanisme sudah menjangkau lingkungan pendidikan dan mempengaruhi para pelajar. Premanisme saat ini sudah tidak pandang usia lagi, mulai dari Sekolah Menengah Pertama(SMP) sampai Sekolah Menengah Atas(SMA). Premanisme di lingkungan pendidikan akan berpengaruh dalam proses pembelajaran siswa/i saat mereka sekolah. Selain alasan – alasan tersebut,masih sangat banyak kasus premanisme serupa yang tidak mencuat ke masyarakat sekolah..Penyebabnya macam-macam,ada yang ketakutan untuk melaporkan, atau ada juga yang memang sengaja dirahasiakan. Mungkin saja mereka akan takut datang ke sekolah karena adanya ancaman dari pelaku Premanisme.

Jelas ini bukan lagi sesuatu yang patut untuk dicontoh dan ditiru oleh para murid yang lain. Apapun namanya, tindakan kekerasan di lingkungan sekolah tetap tidak dibenarkan. kekerasan demi kekerasan akan tetap terus terjadi di sekolah.bila para guru bersikap abai terhadap situasi yang terjadi di sekolah. tim penulis tertarik pada topik ini karena salah satu tim penulis pernah menjadi korban premanisme di sekolah SMAN 7 Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: